HATI HATI SAAT BERTRANSAKSI DI ATM

HATI HATI SAAT BERTRANSAKSI DI ATM

Penampakan Pengguna ATM di salah satu minimarket di Tangerang

Banyak dari kita kadang berlaku tidak hati hati saat sedang melakukan transaksi di ATM, sudah banyak yang jadi korban. Uangnya di kuras habis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Secara tidak sengaja penulis menyaksikan secara langsung bagaimana operandi kejahatan terjadi dengan kasat mata di depan penulis tanpa penulis sadari sebelumnya. Seorang pemuda kepada penulis mengakui bernama Wawan menjadi korban modus operandi kejahat di ATM. Uang nya sekitar dua jutaan raib di sedot maling.

Kejadian bermula ketika Wawan hendak mengambil sejumlah uang di sebuah ATM yang lokasinnya berada di dalam minimarket di sebuah SPBU.  Mini market tersebut kebetukan cukup ramai begitu juga dengan ATM nya .  Dari pantaun penulis  terdapat 3 ATM di dalam mini market tersebut, dan yang paling ramai adalah ATM B** .

Saat kejadian wawan sedang antri dianata dua orang laki laki, sementara penulis tidak segera masuk keantrian karena sedang  melakukan registrasi  tarik tunai melalu mobile banking. Lelaki di depan Wawan melakukan transaki tidak begitu lama, tidak jelas juga apakan sedang transfer uang atau tarik tunai kemudian berlalu pergi. Tibalah giliran Wawan,  ia hendak memasukan ATM ke dalam slot namun tidak bisa meski sudah mencoba berkali kali kemudian seseorang di belakangnya menawarkan bantuan dengan mencoba memasukan ATM Wawan ke slot ATM dan ternyata bisa. Wawan pun di suruh memasukan pin. Tidak jelas apa yang terjadi sepertinya ATM Wawan tertelan dan orang yang membantunya memintanya menghubungi Bank.

Kemudian semuanya berlalu, saat penulis melakukan transaksi tarik tunai di ATM tersebuat tak ada hal yang mencolok dan berjalan lancar. Kemudian penulis duduk di meja di dalam minimarket tersebut untuk menghubungi teman via pesan singkat.

Entah lima atau sepuluh menit kemudian Wawan kembali menghampiri ATM tersebut dengan muka yang was was sambil bertanya kepada orang – orang tapi tidak jelas apa yang di tanyakan.  Kemudian Wawan menghampiri saya denga tatapan penuh curiga, bahkan serasa hendak menerkam. Sadar di posisi seperti itu saya segera menunjukan ID Jurnalis yang menggantung di saku.  dan berhasil dia mulai lembut dan menceritakan semua kejadin apes yang menimpanya.

Comments

Write a Comment

Register

You don't have permission to register